Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober 2, 2013

APEC, Agenda Amerika untuk Mengeruk Kekayaan Alam Indonesia?

Gambar
simak kumpulan berita ini,
Aktivis Petisi 28, Haris Rusly menduga adanya agenda lain dari negara maju seperti Amerika dalam pertemuan Asia Pasific Economic Cooperation (APEC) di Bali tanggal 5 sampai 7 Oktober 2013 mendatang.

Haris mengatakan Amerika akan memanfaatkan pertemuan APEC tersebut untuk mengeruk sumber daya alam (SDA) yang ada di Indonesia.

"Ada kesepakatan dibalilk layar. Amerika sedang mengincar Sumber Daya Alam Indonesia dengan memanfaatkan krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia," ujar Haris kepada wartawan di Pondok Penus, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (22/9/2013).

Menurut Haris, pertemuan APEC ini hanyalah akal-akalan negara Amerika saja, dengan menawarkan beberapa jasa-jasa yang ujung-ujungnya akan meminta imbalan atas jasa tersebut. "Mereka akan tawarkan jasa-jasa dengan beberapa imbalan," ungkapnya.

Dia menambahkan pertemuan APEC tersebut akan dimanfaatkan Presiden Amerika, Obama untuk memperpanjang kontrak PT. Freeport Indonesia. Ini akan mem…

Ditawari Kerjaan, Pengemis minta Gaji Rp 10 Juta pada Walikota

Gambar
Sekelompok pengemis dan anak jalanan yang sempat melakukan aksi demonstrasi ke kantor DPRD Kota Bandung, Jalan Aceh juga mendatangi kantor Wali Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Senin (30/9/2013). Mereka menuntut gaji dengan nominal jutaan rupiah, apabila Pemkot Bandung mempekerjakan mereka sebagai tukang bebersih.

Di depan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, salah seorang orator dari Gerakan Masyarakat Djalanan (GMD), Priston, menyampaikan aspirasi para pengemis yang menuntut pekerjaan dari Pemkot Bandung.

"Mereka ingin pemerintah memberikan pekerjaan agar tidak kembali ke jalan" ujar Priston dalam orasinya.

Emil sapaan akrabnya, yang berhadapan langsung dengan mereka langsung menyampaikan tanggapannya.

"Tidak ada manusia yang tidak ingin bahagia. Saya punya anak kecil, saya juga sedih harusnya mereka belajar tapi karena kebutuhan ekonomi malah keluyuran di jalan," ucapnya.

Ia pun kemudian menawarkan solusi kepada para pengemis tersebut. "Kalau saya kasih peker…

Polisi Siksa Korban Salah Tangkap Hanya Untuk Iseng

Gambar
Hati-hati ya pak pol, jangan sampai salah tangkap lagi. memprihatinkan....!!!
Pemukulan terhadap Rudi Hartono (24), warga Dusun Bangkal, Desa Lembung, Kecamatan Galis, oleh A, salah satu anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Pamekasan, pada Minggu (29/9/2013) kemarin, dianggap sebagai tindakan iseng. Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Reskrim Polres Pamekasan AKP Muhammad Nur Amin.

"Anak-anak biasa kalau ada pemeriksaan suka iseng dengan menampar," kata AKP Nur Amin, Selasa (1/10/2013).

Kendati demikian, AKP Nur Amin menyatakan bahwa pelaku pemukulan akan tetap diproses sesuai aturan di internal kepolisian.

"Anggota kami nanti akan diberikan sanksi. Sanksi itu bisa berupa teguran secara lisan, tertulis, atau bahkan bisa penurunan pangkat sesuai hasil pemeriksaan Unit Propam."

Pemukulan terjadi karena Rudi dituduh telah melakukan penipuan dalam transaksi mobil dengan Suparto, warga Jalan Sersan Mesrul, Kelurahan Gladak Anyar, Minggu kemarin. Rudi merupakan korban s…